KABISAT Indonesia

Disaster Management And Community Development

Pemuda Aktor Perubahan

Posted by kabisat pada 5 November 2013

IMG_0488Tanggal 28 Oktober 1928 yang sekarang ini setiap tahunnya diperingati sebagai peringatan Sumpah Pemuda telah menjadi tonggak sejarah persatuan bangsa. Dengan adanya tiga sumpah, yakni: Pertama, Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Kedua, Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Ketiga, Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia, telah menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang besar dan berperadaban.

Peristiwa Sumpah Pemuda ini tentu menjadi bagi setiap generasi anak bangsa agar senantiasa menjadikan persatuan dan kesatuan sebagai tolak ukur dan standar di dalam membangun bangsa ini agar menjadi lebih baik dan menjadi teladan bagi bangsa-bangsa yang ada di dunia ini. Kita sebagai generasi yang terlahir dan berkiprah setelah adanya peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928, patut memaknai peristiwa ini sebagai sebagai bentuk komitmen, tekat dan keseriusan serta keunggulan para pemuda ketika itu untuk bersatu padu dalam menghadapi penjajahan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Disaster | Leave a Comment »

Gempa Besar Landa Nanggroe Aceh Darussalam Terasa di Kota Padang

Posted by kabisat pada 11 April 2012

Kabisat Indonesia (11/4) – Gempa berkekuatan 8,5 SR melanda wilayah Aceh, Sumut, Sumbar, Lampung dan bengkulu. Menurut Kepala Pusat Data Informasi Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho sebagaimana dikutip oleh jpnn.com (11/4) peringatan dini tusnami Bengkulu, Lampung, NAD, Sumbar, Sumut menyatakan Gempa magnitute 8,5 SR tgl 11 April 2012 pukul 15.38.29 Wib dengan lokasi 2,31 LU, 92,67 BT, kedalaman 10 KM.

Dari Kota Padang, Relawan Kabisat Indonesia Jajang Fadli membenarkan bahwa gempa yang terjadi di Aceh juga terasa di Kota Padang. “Untuk itu, Kabisat Indonesia sebagai Lembaga Kemanusiaan di Kota Padang saat langsung melakukan kordinasi guna memantau kondisi dan perkembangan pasca gempa”, jelas Jajang

“Kita berharap gempa yang terjadi hari ini tidak menimbulkan dampak tsunami. Karena tentu akan menimbulkan dampak yang akan membebankan masyarakat”, harap Jajang

Pada kesempatan yang sama, warga di Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah Kota Padang juga waspada sambil mengungsi. Hal ini sebagaimana disampaikan Abdul Kadir. “Warga saai ini waspada sambie mangungsi”, pesan Kadir yang juga Pembina Yayasan Kabisat

Posted in Disaster | Leave a Comment »

Pasca Banjir Bandang Pasaman, Petani Butuh Cetak Sawah Baru

Posted by kabisat pada 29 Februari 2012

Butuh Waktu 3 Tahun Kembalikan Kesuburan 100 Hektar Lahan

SELASA, 28 FEBRUARI 2012 21:03 WIB. LENSAINDONESIA.COM: Koordinator Relawan Program Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jajang Fadli mengatakan diperlukan waktu 2 s/d 3 tahun untuk mengembalikan kesuburan 100 ha lahan sawah yang rusak akibat terjangan banjir bandang di melanda Nagari Simpang Kecamatan Simpati, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Rabu (22/2). Untuk itu agar ketahanan pangan masyarakat tidak terganggu, maka masyarakat berharap kepada pemerintah untuk memberikan dukungan, kalau perlu melakukan pencetakan sawah baru.

Ditambahkan Jajang Fadli yang juga Pengurus Yayasan Kabisat, keberadaan sawah ini sangat vital bagi masyarakat di Nagari Simpang karena merupakan sumber pangan pokok. “Saat ini ACT dan Kabisat menfasilitasi masyarakat untuk segera bangkit dengan menggerakkan modal sosial yang ada di masyarakat. Salah satu bentuknya adalah dengan melakukan gotong royong melakukan pembersihan terhadap lahan-lahan yang kena banjir. Alhamdulillah hal ini mampu memberikan kekompakan pada masyarakat”, tambah Jajang. Baca entri selengkapnya »

Posted in Disaster | Leave a Comment »

Ratusan Rumah Rusak Parah

Posted by kabisat pada 29 Februari 2012

24 Februari 2012 – 07.36 WIB. PASAMAN (RP)- Banjir bandang yang melanda Nagari Simpang, Kecamatan Simpati Kabupaten Pasaman, Sumbar, Rabu (22/2) petang lalu merusak ratusan rumah dan lebih seratus hektare sawah milik warga. Akibat kondisi ini mengancam ketersediaan pangan masyarakat setempat.

Relawan Kabisat Response Unit (KRU), Jajang Fadli kepada JPNN mengatakan bahwa selain bantuan logistik darurat, pemerintah juga harus menyiapkan program pemulihan areal persawahan. Menurut Jajang, dalam waktu dekat warga memang memiliki stok beras dan kebutuhan pokok lainnya. Namun jangka panjang, imbuh dia, memulihkan fungsi sawah menjadi sangat penting. Baca entri selengkapnya »

Posted in Disaster | Leave a Comment »

Pasca Banjir Bandang Pasaman, Petani Butuh Cetak Sawah Baru

Posted by kabisat pada 29 Februari 2012

PASAMAN, RIMANEWS – Koordinator Relawan Program Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jajang Fadli mengatakan diperlukan waktu 2 s/d 3 tahun untuk mengembalikan kesuburan 100 ha lahan sawah yang rusak akibat terjangan banjir bandang di melanda Nagari Simpang Kecamatan Simpati Kabupaten Pasaman Rabu (22/2). Untuk itu agar ketahanan pangan masyarakat tidak terganggu, maka masyarakat berharap kepada pemerintah untuk memberikan dukungan, kalau perlu melakukan pencetakan sawah baru.

Ditambahkan Jajang Fadli yang juga Pengurus Yayasan Kabisat, keberadaan sawah ini sangat vital bagi masyarakat di Nagari Simpang karena merupakan sumber pangan pokok. “Saat ini ACT dan Kabisat menfasilitasi masyarakat untuk segera bangkit dengan menggerakkan modal sosial yang ada di masyarakat. Salah satu bentuknya adalah dengan melakukan gotong royong melakukan pembersihan terhadap lahan-lahan yang kena banjir. Alhamdulillah hal ini mampu memberikan kekompakan pada masyarakat”, tambah Jajang

Baca entri selengkapnya »

Posted in Capacity Building, Disaster, Donasi, Empati | Dengan kaitkata: , , , , | Leave a Comment »