Kerugian Banjir Bandang di Pasaman Capai Rp12,9 miliar
Posted by kabisat pada 24 Februari 2012
Kerugian akibat banjir bandang yang melanda Nagari Simpang, Kecamatan Simpang Alahan Mati dan Nagari Malampah, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, pada 22 Februari 2012 sekitar Rp12,9 miliar.
“Itu merupakan data sementara yang kami peroleh dari lapangan berdasarkan pendataan. Kami akan terus melakukan pemdataan dan memberikan bantuan kepada para korban,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman M Nasir kepada wartawan, Kamis (23/2).
Selain itu, Relawan Kabisat Response Unit (KRU), Jajang Fadli mengatakan bahwa selain bantuan logistik darurat, pemerintah juga harus menyiapkan program pemulihan areal persawahan. Menurut Jajang, dalam waktu dekat warga memang memiliki stok beras dan kebutuhan pokok lainnya. Namun jangka panjang, imbuh dia, memulihkan fungsi sawah menjadi sangat penting.
“Lokasi ini sangat rawan, karena sebagian besar warga adalah petani dan menggantungkan hidupnya pada sawah mereka,” kata Jajang Fadli, Kamis (23/2).
Ditambahkan, dari 6 lokasi banjir bandang juga mengakibatkan 60 unit rumah rusak ringan, 50 unit rusak berat dan 13 rumah hanyut. Selain itu, 2 mushala hanyut serta 100 hektar sawah rusak parah. Banjir bandang melanda 11 kampuang, yaitu Banca Kuai, Sari Bulan, Pasar Simpang, Taluak, Balai, Kampung Melayu, Jambak, Kampung Koto, Tanjung dan Batang Paku. Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kecamatan Simpati memiliki luas 69,56 Km persegi atau 1.76 persen dari total luas Pasaman. Sedangkan jumlah penduduk pada 2010, tercatat sebanyak 10.634 jiwa atau 0,89 persen dari total penduduk Pasaman. Di Nagari Alahan Mati sebanyak 3.998 jiwa dan di Nagari Simpang 6.636 jiwa. Kecamatan ini berjarak antara 22 sampai 32 kilometer dari ibukota kabupaten.(seruu.com)
Sumber: http://forum.vibizportal.com/showthread.php?t=29502